Jumat, 20 Mei 2016

Kota GINZA JEPANG TEMPAT BELANJA

Ginza, identik dengan shopping ala Syahrini, barang2 branded yang super duper mahal. Tapi tidak semuanya juga ternyata. Diantara deretan butik2 branded spt Louis Vuitton, Armani, Balenciaga, dll, ada juga toko2 yg jual barang2 bagus berkualitas dengan harga backpacker.
Salah satunya butik Gu ini. Gu hanya menjual produk fashion merk Gu (mungkin merk lokal Jepang). Dan amazingly harga sangat murah. Harga celana cewe yg modelnya fashionable bahkan lebih murah dari t-shirt2 souvenir yang dijual di Asakusa.
Untuk turis, belanja di Gu bisa bebas pajak (tax free). Syarat nya cuma tunjukan paspor dan belanja minimal ¥5000. (Di Gu uang ¥5000 bisa dapet 5-6 barang). Bener2 backpacker friendly.
Kalau mau ke Gu, dari stasiun Ginza lebih enak keluar di exit A2. Begitu keluar tangga, store Gu langsung keliatan.
So backpackers yg sdg/akan ke Jepang, Selamat Belanja 😄

COLMAR, BUKIT TINGGI PAHANG MALAYSIA

Mau sharing pertama kali jln2 ke colmar tropicale, bukit tinggi, pahang, malaysia
Menuju colmar bs menggunakan shuttle yg ada di Mall Berjaya Times Square, tiketnya bisa dibeli dilantai 8, setelah keluar dr lift belok kiri sekitar 7 meter posisi ada di kanan, harga untuk tiket PP 60RM (dewasa) sdh termasuk tiket masuk (saran tiket dibeli 1 hari sebelumnya). Untuk pilihan jam keberangkatan saran saya berangkat 09.30 dan balik jm 16.00. Keesokan harinya jam 09.15 harus ada di depan Berjaya Times Square Hotel West Wing (sambil membawa minuman dan snack untuk disana). Karena jam 09.30 perjalanan berangkat menuju colmar sekitar 45 menitan. Ada shuttle service ke wisata yg ada di colmar.
‪#‎BDKL‬ ‪#‎BDMALAYSIA‬ ‪#‎BDCOLMAR‬

GEREJA TERTUA DI IRAN

Sumber : Backpacper dunia

Gereja Tertua Dunia Ada di Iran
Belum lama ini, saya berkunjung di Azerbaijan Barat. Tapi nama Azerbaijan di sini bukan nama negara tapi nama daerah di sebelah Timur Iran dekat dengan perbatasan Irak, Turki dan Nakhchivan Azerbaijan. Dari Tehran sekitar 780 km. Saya menggunakan pesawat ke Azerbaijan dari Tehran sekitar satu jam penerbangan ( harga tiket pesawat sekitar 50 usd) dan mendarat di Urumiah, sebuah kota kecil yang sedang berkembang mau menjadi kota yang lebih besar. Banyak industri yang mulai melirik kota itu mengingat dekat Turki, Irak dan Nakhchivan. Setiba di Urumiah, saya dan teman-teman langsung menuju hotel Park. Harga hotel itu sekitar 100 usd untuk kamar yang menyediakan tiga tempat tidur. Kamar yang luas dan bersih tapi tetap berkesan hotel lama. Mungkin di Indonesia masuk kategori hotel minus bintang tiga.
Dalam perjalanan itu, saya sebenarnya mengincar gereja tertua di dunia yang terletak di daerah Chaldoran, Qare Kelisa sekitar lima jam perjalanan via darat dari Urumia. Saya menyewa mobil hotel untuk melakukan perjalanan ke Chaldoran. Harga sewa mobil sekitar 100 usd berikut supir. Perjalanan harus dilakukan pagi hari mengingat perjalanan yang cukup jauh dan harus dilalui satu hari penuh. Belum lagi kita harus berhenti di tengah jalan untuk melihat pemandangan yang sangat indah dalam perjalanan menuju ke gereja tertua di dunia.
Gereja itu disebut dengan nama Black Church, tapi dalam bahasa persia Qareh Kelisa. Bisa dikatakan gereja tertua karena di dalam gereja terdapat makam Santo Thadeus yang disebut-sebut sebagai sosok hawariyun Nabi Isa as atau pengikut setia Yesus. Santo Thadeus gugur syahid pada tahun 66 tahun masehi. Dengan demikian tempat itu berumur 1,949 tahun. Karena itu, tempat yang kemudian diabadikan menjadi gereja hingga sekarang bisa dikatakan gereja tertua di dunia. Gereja tertua di dunia yang terletak di negara Republik Islam Iran tetap terjaga dengan baik. Inilah bentuk toleransi yang tinggi antarummat beragama di negeri Persia. Bahkan akses jalan ke gereja sangat bagus sekali.
Hal yang unik, para peziarah yang datang ke gereja itu bukan saja dari kalangan kristiani tapi juga muslim. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang berdoa di depan makam santo yang diyakini manusia mulia dan istimewa di mata Nabi Isa as. Saya pun menyempatkan untuk berdoa di gereja. Teman saya yang beragama Kristen setiba di gereja itu langsung melakukan misa sendirian. Gereja Black Church telah menjadi atap lintas agama yang bisa mempertemukan titik Islam dan Kristen. Islam juga menghormati Yesus karena diyakini sebagai utusan Tuhan sebelum Nabi Besar Muhammad Saw. Bahkan para pengunjung bukan hanya berdoa di tempat itu tapi mereka juga mengerjakan sholat di pekarangan gereja. Pemandangan yang indah sekali...
Disebut Black Churc karena arsitek gereja itu menggunakan batu hitam. Batu hitam di gereja menunjukkan bagian bangunan lama sedangkan batu putih adalah bangunan baru. Gereja itu mengalami renovasi berkali-kali, bahkan sempat hancur karena perang dan gempa. Raja muslim Abbasi I di Dinasti Safawi, sekitar enam abad lalu juga pernah memerintahkan renovasi gereja tersebut.
Untuk menuju gereja Black Church hanya bisa ditempuh di musim panas dan musim semi. Di musim dingin jalan menuju ke tempat itu akan tertutup salju tebal. Di musim semi ada festival tahunan yang melibatkan semua pemeluk Kristen berdatangan ke gereja itu membuat kemah di sekitar gereja dan menggelar pesta rakyat. Pemandangan menuju ke gereja sangat indah sekali bahkan terasa seperti di Eropa.
Untuk penerbangan ke Iran, Anda bisa menggunakan penerbangan Emirates, Qatar Air dan Ettihad langsung menuju ke Tehran via transit di satu tempat yang tergantung pesawat. Bisa di Dubai, Doha atau Abu Dhabi. Bila maskapai-maskapai tersebut mahal, teman-teman bisa terbang via Kuala Lumpur menggunakan penerbangan Iran seperti Iran Air atau Mahan Air. Harga sekitar 400 hingga 800 usd. Setiba di bandara internasional Tehran, teman-teman berpindah ke bandara domestik yang terletak di kota untuk melanjutkan penerbangan ke kota Urumiah. Untuk menuju ke sana kita naik taksi yang dipatok harga sekitar 35 usd. Teman-teman juga bisa memilih penerbangan ke kota Tabriz untuk menuju ke gereja Black Church. Jika saya punya kesempatan lagi untuk pergi ke sana. Saya akan memilih penerbangan ke Tabriz. Selain bisa pergi ke Black Church juga bisa mendapatkan destinasi-destinasi lainnya di kota itu yang dibilanag eksotis.
Untuk visa, teman-teman bisa mengajukan visa ke kedutaan atau visa on arrival. Harga visa di kedutaan sekitar 35 uero. Saya tidak tahu persis harga visa on arrival. Sepertinya visa on arrival lebih mahal dari pada mengajukan visa ke kedutaan. ‪#‎BDIran‬ ‪#‎BDBlackChurch‬

Pengajuan Visa Australia

Sumber : Fb Backpacper dunia
Cuman sekedar share:D

Teman2, saya mau berbagi cerita mengenai proses pengajuan visa Australia. Selama ini setiap kali mau mengajukan visa, saya memilih lewat travel agent krn tidak mau pusing dan repot. Tapi khusus visa kali ini, saya akhirnya tertantang juga untuk mengurus sendiri karena komporan dari seorang teman. Awalnya suami tidak setuju karena resiko kalau ada yang kurang nanti malah kacau, karena semua tiket pesawat Jakarta-Sydney-Melbourne-Goldcoast berikut Apartemen di masing2 kota sudah dibayar. Tapi saya bilang ke suami, lumayan loh... urus di travel agent harganya 1.8 juta/orang. sedangkan kalau urus sendiri, paling cuma 1.6 juta/orang. Hemat 800 ribu utk kita ber-4. Tapi tetap saja suami saya bilang, kan travel agent bantu isi form-nya, dll. Tapi teman saya yang sudah pengalaman urus visa Australia sendiri bercerita kalau mengajukan visa Australia itu mudah, cepat dan lebih murah. Kalau di travel agent bisa 15 hari kerja baru jadi, sedangkan kalau urus sendiri paling lama 1 minggu. I hate waiting, jadi saya putuskan yuk lah... kali ini urus sendiri.
Singkat kata, akhirnya suami menyerah dan saya mulai siapkan seluruh dokumen2 yang diperlukan, yaitu:
- mengisi form 1419 utk turis
- mengisi form 1229 utk turis berusia dibawah 18 tahun
- foto 4x6 1 lembar dengan latar belakang putih
- Foto copy akte lahir
- Foto copy akte pernikahan
- Foto copy Kartu Keluarga
- foto copy KTP
- Surat rekomendasi kerja dari kantor (asli)
- Foto copy bukti tiket pesawat
- Foto copy Bukti pembayaran Apartement
- Foto copy rekening koran bank 3 bulan terakhir
- Foto copy pasport halaman depan, halaman akhir dan semua halaman yang ada stampel-nya
- Foto copy seluruh visa2 yang pernah diperoleh selama ini
- Pasport asli terbaru dan yang lama
- Itinerary secara garis besar selama di Australia
Untuk anak, yang disiapkan:
- Foto copy Kartu pelajar
- Surat pernyataan dari sekolah
- Foto copy akte lahir
- Foto copy KTP, akte lahir dan akte perkawinan kedua orangtua
- Foto copy bukti tiket pesawat
- Foto copy bukti pembayaran apartement.
Yang bikin deg2an saat pengisian form yg berjumlah belasan lembar itu. Harus diisi dengan tulisan tangan huruf cetak/diketik. saya memilih mengisi dengan tulisan tangan. Saking takut salahnya, saya mengisi lama banget dan malah beberapa kali salah tulis. Ada juga bbrp pertanyaan yang ragu harus dijawab apa. Contohnya ada 1 pertanyaan seperti ini, apakah anda berniat mengunjungi Australia lebih dari 1x?sebutkan alasannya. Ada yang bilang, jawab saja tidak, nanti kamu dikira mau tinggal di sana loh. Tapi ada jg yang bilang, jawab saja iya. gak papa kok. Akhirnya saya memutuskan menjawab jujur saja, yaitu Ya.
Hari saat ke AVAC tiba. Saya datang berdua suami pukul 11.30 siang. Suami sudah khawatir bakal kena jam makan siang. Tapi dr info yang saya peroleh, jam makan siang AVAC adl bergantian. Jadi semua kegiatan dapat berlangsung seperti biasa selama jam kerja yaitu Senin-Jumat, Pukul 08.30-16.00. Tiba di Lantai 2 Kuningan City, kami disambut reception yang mempersilahkan kami utk melewati gerbang detector, meminta kami mematikan semua HP dan kami diberi nomor antrian. Masuk ke ruangan AVAC, terlihat di sebelah kiri adl utk pengajuan Visa UK, sebelah kanan utk visa New Zealand dan ditengah utk visa Australia. Disisi kanan tepat disamping pintu masuk, berjajar 4 orang yang sedang mengecak seluruh dokumen2 dari pemohon. Selang 5 menit, saya dipersilahkan duduk utk dicek seluruh dokumen2 tanpa ditanya nomor antrian saya. saat saya sodorkan nomor antrian, Mbak yang memanggil saya menngatakan tidak perlu. Dengan ramah beliau membuka satu persatu dokumen saya sambil mengajak saya ngobrol. Lalu pasport saya yang asli dikembalikan, dan dia bilang gini, semua pasport lama dibawa juga ya, mbak? gak perlu kok sebenarnya. Saya katakan, iya mbak, krn pasport yang lama ada visa Australia saya yg pernah saya peroleh 19 tahun yg lalu. kali aja ngaruh gitu loh. hehehe... Dia tertawa. Gak usah, Mbak... kan udah ada copy-nya. Dalam hati saya blg, namanya juga usaha, Mbak. tongue emotikon
Lalu tiba2 beliau bilang, loh... ini anaknya kok tidak isi form 1419?. Saya jawab, kan saya sudah isi form 1229 yg khusus anak. Beliau menjawab, harus isi form 1419 juga. Wah...calon balik lagi deh nih besok, batin saya. Lalu beliau bilang, ya sudah gak papa, Mbak. kita ada kok form kosong 1419-nya. Diisi di sini langsung aja, ya. Leganyaa... Saat saya minta ijin pindah mau isi form, beliau bilang gak apa2, langsung isi saja di depannya. Waduh, di rumah aja saya isinya lama banget dan grogi. Apalg harus isi langsung di depan beliau. Tapi ya sudah lah, ternyata isi di depan beliau bikin otak saya berfikir lbh cepat sehingga cepat selesai. Hehehe...
Lalu saya langsung disuruh ke bagian tengah ruangan utk melakukan pembayaran dan dikatakan akan dikabari melalui email mengenai nasib visa saya. Di counter pembayaran, saya ditanya, mau bayar tunai atau pakai kartu kredit. Karena saya tau jika pakai kartu kredit dikenakan charge 3%, maka saya sudah siapkan uang tunai. Selang 5 menit seluruh transaksi selesai dan setiap dari kami dikenakan biaya Rp. 1.599.500.
Saat penantian dimulai. Sehari 2x cek email, tdk muncul2 juga 'surat cinta'nya. Hari senin saya ajukan, akhirnya Hari ke-3 yaitu Kamis sore datang jg email yang dinanti2, menyatakan bahwa visa kami ber-4 di-APPROVED! Yeyyy.... Puji Tuhan. Yang lebih menyenangkan lagi, kami ber-4diberi visa multiple selama 3 tahun.
Lega, puas dan senang rasanya bisa urus visa sendiri tanpa travel agent, karena tenyata prosesnya memang jauh lebih cepat, mudah dan so pasti lebih murah! Makasih yaaa Reetha Tambayong yang sudah komporin aku. Dan makasih juga Mbak Vicky Kurniawan yang sering aku tny2in soal pengisian form. Senang sekali bs bergabung di grup ini yang membuat saya banyak banget nambah pengetahuan ttg traveling. ‪#‎BDVisa‬ ‪#‎BDVisaaustralia‬ ‪#‎BDAustralia‬

Sabtu, 07 Mei 2016

PERANCIS

Nice, Cote d'Azur (French Riviera)
Dear BDers,
Cote d'Azur atau dlm bahasa Inggris dikenal dg French Riviera merupakan provinsi di selatan Prancis. Nice sendiri merupakan salah satu kota di provinsi ini.
Apa aja yg menarik??
* Old town di Vieille Ville, deretan bangunan tinggi ala mediterania, berwarna warni, dan banyak gang2 kecil. Disini byk ditemukan cafe dan toko souvenir.
* Pantai indah laut Mediterrania, dg warna biru yg sangat shiny.. Kalau lg sunny day rame banget yg sunbathing. Tp pas hujan jg ga kalah romantis. Dari old town ke pantai cuma 10 mnt jalan kaki.
Transportasi
Dari airport Cote d'Azur naik bus No. 98 menuju Nice, turun di stop trakhir di Vieille Ville. Tiketnya 6 euro dibayar lgsg ke driver. Transportasi antar kota dr Nice bisa dg bus atau tram. Tiket murah aja cuma 1.5 euro.
Destinasi yg deket dari Nice
Dg bus 1.5 euro kita bs maen ke kota2 lain seperti Cannes, Antibes, Eze Village, dan Monaco. Lama perjalanan ga nyampe 1 jam.

ROMA, ITALLIA

Kalo lagi jalan-jalan di Roma dan di beberapa tempat yang ramai seperti di Piazza Del Popolo, jangan suka sembarangan dengan tawaran bunga atau apapun itu. Karena ketika kita ambil, mereka akan memaksa harus bayar bunga yang sudah kita ambil. Banyak turis yang ketipu kadang sampe marah. 1 menit setelah photo ini di ambil, 2 penjual mawar merah di belakang saya lari terbirit birit karena dikejar polisi karena menipu. Hati-hati kalo yang lagi travelling di Roma karena banyak scam bertebaran dan juga copet dimana-mana